Cara Daftar Sekolah Kedinasan PKN STAN 2022, Simak Syarat Peserta Reguler dan Afirmasi

Berikut ini syarat dan cara daftar SPMB PKN STAN. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN merupakan sekolah kedinasan yang saat ini membuka pendaftaran. PKN STAN mengeluarkan Tentang Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Program Studi Diploma IV Politeknik Keuangan Negara STAN Tahun 2022.

Biaya pendaftaran SPMB sebesar Rp350.000 per peserta. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp50.000. Untuk calon pendaftar yang ingin mengikuti seleksi, berikut ini syarat syarat yang harus dipenuhi.

1. Lulusan (tahun 2021 dan sebelumnya) atau calon lulusan tahun 2022 semua SMA/Sederajat. 2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi peserta: A. Lulusan tahun 2021 dan sebelumnya:

Rata rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau B. Calon lulusan tahun 2022: Nilai rata rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.

3. Usia maksimal pendaftar pada tanggal 1 September 2022 adalah 21 tahun. Usia minimal pada tanggal 1 September 2022 adalah 15 tahun. 4. Telah mendaftar pada portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2022.

5. Memiliki nilai UTBK: Tes Potensi Skolastik (TPS) minimal 600 dan Tes Bahasa Inggris (TBI) minimal 450 (peserta program reguler) atau TPS minimal 400 dan TBI minimal 375 (peserta program afirmasi).

6. Sehat jasmani dan rohani. Bebas dari ketergantungan napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). 7. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.

8. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga. Tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan). 9. Belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti Pendidikan.

10. Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PKN STAN pada tahun tahun sebelumnya. 11. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut: A. Peserta dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat:

Memiliki surat keterangan dari SMA/Sederajat yang menyatakan peserta merupakan peserta ADEM Provinsi Papua dan Papua Barat. B. Peserta dari Afirmasi non ADEM Papua, non ADEM Papua Barat serta Afirmasi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur: Telah menyelesaikan SD/Sederajat, SMP/Sederajat, SMA/Sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur;

Memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur; dan Mendapat rekomendasi dari SMA/Sederajat. 1. Peserta melakukan registrasi dengan tahapan sebagai berikut:

A. mengakses portal SSCASN Sekolah Kedinasan di ; B. membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) kemudian mencetak Kartu Informasi Akun; C. login ke SSCASN Sekolah Kedinasan (https://dikdin.bkn.go.id) menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;

D. Mengisi data: Memilih sekolah kedinasan PKN STAN memilih program reguler atau afirmasi melengkapi biodata mengisi nomor UTBK mengisi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) mengisi Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan isian lainnya mengunggah dokumen yang diperlukan antara lain: Pas foto berlatar belakang merah mengenakan kemeja putih polos bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos ukuran file maksimal 200 Kb dan format .jpg);

KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun ke atas atau KK bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP ukuran file maksimal 200 Kb dan format .jpg); Ukuran maksimal 500 Kb dan format .pdf Rapor SMA bagi calon lulusan tahun 2022:

Rapor semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII seluruh dokumen rapor dalam satu file ukuran file dokumen 1.000 Kb dan format .pdf, atau Ijazah SMA bagi lulusan tahun 2021 atau sebelumnya: Dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf

Ukuran maksimal 700 Kb dan format .pdf Pas foto berlatar belakang merah mengenakan kemeja putih polos bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos ukuran file maksimal 200 Kb dan format .jpg) KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun ke atas atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP ukuran file maksimal 200 Kb dan format .jpg)

Kartu Peserta UTBK ukuran maksimal 500 Kb dan format .pdf Rapor SMA bagi calon lulusan tahun 2022: Rapor semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII seluruh dokumen rapor dalam satu file ukuran file maksimal 1.000 Kb dan format .pdf); atau

Ijazah SMA bagi lulusan tahun 2021 atau sebelumnya: Dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf); Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa

Ukuran file maksimal 700 Kb dan format .pdf Mengunggah tambahan dokumen antara lain: Surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan peserta ADEM Papua dan Papua Barat.

Formulir surat keterangan dapat diunduh pada laman . Mengunggah tambahan dokumen antara lain: Ijazah SD dan Ijazah SMP; Akta Kelahiran peserta, KTP ayah atau ibu kandung; dan Surat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat.

Formulir surat rekomendasi dapat diunduh pada laman . E. Memastikan data sudah benar dan mencetak Kartu Pendaftaran; F. logout dari portal untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal .

Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga. Dalam hal peseta terdaftar pada lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur. 2. Peserta mengisi formulir pendaftaran online (e registration) melalui portal yang terdiri dari tahapan sebagai berikut:

A. login dengan menggunakan username dan password yang didaftarkan pada portal ; B. mengisi data pilihan program studi; C. mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online; dan

D. mengunci data. A. Peserta yang lulus Seleksi Administrasi akan mendapatkan kode billing berupa Mandiri Virtual Account (MVA). Agar dapat mengikuti tahapan berikutnya peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp350.000 per peserta.

B. Kode billing didapatkan melalui portal dengan login menggunakan username dan password masing masing peserta; C. Pembayaran dilakukan melalui Bank Mandiri, dengan cara setoran tunai, ATM, m banking, atau internet banking dengan manggunakan Mandiri Virtual Account (MVA). Tata cara pembayaran dapat dilihat di portal

1. Pendaftaran online di portal https://dikdin.bkn.go.id : 2. Pendaftaran online di portal https://spmb.pknstan.ac.id : 3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi :

4. Pembayaran Biaya Pendaftaran SPMB : 5. Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKD : 6. Pelaksanaan SKD :

7. Pengumuman Hasil SKD serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan I (Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi) : 8. Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi : 9. Pengumuman Hasil Seleksi Lanjutan I (Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi) serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan II (Tes Wawancara) :

10. Tes Wawancara : 11. Pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN : 12. Pendaftaran Ulang :

13. Mulai pendidikan : Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.