Ikuti Jejak Perusahaan Teknologi Lain, Acer Hentikan Operasional Bisnisnya di Rusia

Perusahaan elektronik asal Taiwan, Acer mulai menghentikan operasinya setelah di Rusia setelah negeri beruang merah itu menginvasi Ukraina. Langkah ini sekaligus mengikuti jejak perusahaan teknologi lainnya yang telah terlebih dahulu menghentikan operasional di Rusia. Dikutip dari gizmochina.com, Senin (11/4/2022) Acer mengumumkan pernyataannya melalui media sosial Twitter dan menyatakan perusahaan akan menangguhkan operasi bisnisnya di Rusia.

Keputusan itu dibuat sesuai dengan undang undang dan peraturan perdagangan internasional mengingat beberapa negara telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan mengecam negara tersebut atas operasi militer khusus di Ukraina. Acer dalam pernyataannya juga menyebutkan bahwa perusahaan akan terus mengikuti perkembangan perang antara Rusia dan Ukraina. Selain itu, Acer mengutamakan keselamatan karyawannya, termasuk memberikan bantuan kepada setiap individu dan keluarga yang terkena dampak perang.

Acer menyampaikan harapan hangatnya agar perdamaian segera dipulihkan. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan beberapa lembaga internasional dan LSM untuk memberikan dukungan kemanusiaan di wilayah konflik. Sementara itu, beberapa perusahaan lain seperti Intel, AMD dan Nvidia telah menghentikan penjualan produk mereka di Rusia awal bulan lalu. Selain itu, produsen chip Taiwan TSMC juga telah membatasi penjualan di Rusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.