Pemerintah Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah, BPKH Siapkan Kebutuhan Keuangan Haji

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan pihaknya telah menyiapkan kebutuhan keuangan ibadah haji. Hal ini disampaikan Anggito, menyusul keputusan Pemerintah Arab Saudi membuka kuota untuk satu juta jemaah haji. "BPKH adakah makmumnya. Kami mengikuti segala kebijakan di kemenag. Kami sudah mencuri start sebetulnya dengan mempersiapkan kebutuhan keuangan," ujar Anggito dalam webinar yang digelar Gaphura, Sabtu (9/4/2022).

Anggito mengatakan BPKH menunggu instruksi dari Kementerian Agama terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dirinya mengatakan BPKH berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia. "Kami sudah menyiapkan kebutuhan keuangannya, kami juga menyampaikan kepada Komisi 8 DPR RI, bahwa ini saatnya kita untuk bersatu, untuk berbuat yang terbaik. Kita environment untuk memberikan layanan terbaik untuk tamu Allah," ucap Anggito.

"Kami sudah mempersiapkan beberapa kebutuhan untuk melindungi jemaah haji kita di masa pandemi ini dan kita alhamdulillah siap dari sisi keuangan, dari sisi sumber daya," tambah Anggito. Seperti diketahui, Kementerian Haji dan Umrah Pemerintah Arab Saudi memberikan izin kepada satu juta jemaah untuk menjalankan ibadah haji pada tahun 2022 ini. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberikan syarat bagi jemaah haji tahun ini.

Syarat tersebut diantaranya, jemaah haji harus berusia di bawah 65 tahun. Jemaah juga wajib divaksin dengan vaksin Covid 19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Selain itu, jemaah juga wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam dari waktu keberangkatan ke Arab Saudi. Para jemaah juga wajib mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi demi menjaga kesehatan dan keamanan selama menjalankan ibadah haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published.